
JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan hari ini dengan performa impresif. Pada Kamis (7/5/2026) pukul 09.05 WIB, IHSG tercatat menguat signifikan sebesar 99,811 poin atau setara dengan 1,41% ke level 7.192,278.
Tren positif ini didorong oleh aksi beli yang merata di seluruh sektor industri. Sektor Barang Baku mencatatkan lonjakan paling tajam di awal perdagangan, yakni sebesar 2,25%. Kondisi serupa juga dialami oleh berbagai sektor lainnya yang turut menopang laju indeks di zona hijau.
Beberapa sektor yang mencatatkan penguatan antara lain sektor Infrastruktur, Transportasi dan Logistik, Perindustrian, serta Barang Konsumen Non-Primer. Selain itu, sentimen positif juga merambah ke sektor Properti dan Real Estate, Kesehatan, Keuangan, serta Barang Konsumen Primer. Melengkapi daftar tersebut, sektor Energi dan Teknologi pun turut bergerak menguat.
Rupiah Dibuka Menguat ke Rp 17.326 Per Dolar AS Hari Ini (7/5), Mata Uang Asia Naik
Seiring dengan pergerakan IHSG yang hijau, saham-saham dalam indeks LQ45 menunjukkan dinamika yang variatif. Berikut adalah deretan saham yang mencatatkan kenaikan tertinggi (top gainers) pagi ini:
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang naik 6,99%
- PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) yang naik 3,47%
- PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) yang naik 2,94%
Di sisi lain, terdapat pula sejumlah saham yang terkoreksi dan menempati posisi sebagai top losers dalam indeks LQ45, yakni:
- PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) yang turun 4,07%
- PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) yang turun 3,85%
- PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) yang turun 1,58%
Ringkasan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan pada Kamis (7/5/2026) dengan penguatan signifikan sebesar 1,41% ke level 7.192,278. Kenaikan ini didorong oleh aksi beli merata di berbagai sektor, di mana sektor Barang Baku mencatatkan lonjakan tertinggi sebesar 2,25%.
Dalam indeks LQ45, saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) menjadi pemimpin kenaikan. Di sisi lain, saham seperti PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), dan PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) mengalami tekanan koreksi di awal sesi perdagangan.