Ahmad Dhani, musisi dan pentolan band Dewa 19, mendatangi Bareskrim Polri di Jakarta pada Senin (4/5) untuk berkonsultasi setelah akun Instagram pribadinya mendadak hilang. Kedatangan Dhani ke gedung kepolisian ini bertujuan untuk mengungkap penyebab pasti di balik pembekuan akun media sosialnya tersebut.
Dhani secara tegas membantah bahwa pembekuan akun Instagramnya disebabkan oleh laporan massal atau “mass report” dari masyarakat. “Itu enggak mungkin dari mass report, enggak mungkin. Memang kita perlu selidiki,” ujar Dhani, mengindikasikan adanya motif tersembunyi di balik kejadian tersebut yang perlu didalami lebih lanjut.
Pembekuan akun Instagram Dhani telah berlangsung sejak sehari sebelumnya, dan ia mengakui merasakan kerugian yang signifikan akibat hilangnya platform tersebut. Meskipun tidak merinci dampak finansialnya secara detail, Dhani menegaskan, “Ya rugi, pasti saya rugi,” menggarisbawahi pentingnya akun tersebut bagi dirinya.
Menurut Dhani, ada dugaan kuat bahwa pembekuan akun Instagram tersebut berkaitan dengan unggahannya yang membahas dugaan perselingkuhan seorang wanita dengan seorang pemilik TV swasta. “Iya, posting-an itu. Itu penting banget itu postingan saya yang sehari 20 juta view. Itu berbahaya banget untuk sebagian orang gitu. Saya merasa ada yang ketakutan dengan posting-an saya gitu,” jelas Dhani, menyoroti jangkauan luas dan potensi dampak kontroversial dari unggahan tersebut.
Saat ini, Dhani telah berkomunikasi langsung dengan pihak Instagram untuk menindaklanjuti permasalahan akunnya yang hilang. Proses pemulihan akun Instagram pribadinya kini sedang dalam tahap penanganan oleh pihak platform.
Sebelumnya, Dhani memang sempat menghebohkan publik dengan mengunggah potongan surat penting melalui akun Instagram pribadinya. Surat tersebut ia klaim sebagai dokumen pengakuan dari mantan istrinya, Maia Estianty, terkait dugaan perselingkuhan yang terjadi di masa lalu.
Dokumen kontroversial tersebut tidak hanya menampilkan tanda tangan Ahmad Dhani dan Maia Estianty, tetapi juga, menurut penjelasan Dhani, berisi pengakuan Maia mengenai hubungan terlarangnya dengan seorang pemilik TV swasta di Indonesia. “Surat pengakuan Maia selingkuh sama bos TV,” kata Dhani kepada Kumparan, menjelaskan inti dari unggahan yang memicu kehebohan dan kini ia duga menjadi penyebab pembekuan akunnya.
Lebih lanjut, Dhani mengungkapkan bahwa selain pengakuan, surat tersebut juga memuat butir-butir kesepakatan antara dirinya dan Maia. Salah satu poin krusial dalam kesepakatan itu adalah menjaga kerahasiaan dokumen tersebut dari mata publik pada saat itu. “Kita tidak sebarkan bukti pengakuan Maia,” tambahnya, merujuk pada perjanjian masa lalu yang kini telah ia ungkapkan ke publik.
Ringkasan
Ahmad Dhani mendatangi Bareskrim Polri untuk berkonsultasi terkait hilangnya akun Instagram pribadinya secara mendadak sejak Minggu (3/5). Musisi tersebut membantah bahwa akunnya ditutup akibat laporan massal dari masyarakat dan menduga adanya motif tersembunyi di balik kejadian tersebut. Dhani mengaku mengalami kerugian signifikan akibat hilangnya akun yang menjadi platform penting bagi aktivitasnya.
Dhani menduga pembekuan akunnya berkaitan dengan unggahannya yang membahas dokumen berisi pengakuan mantan istrinya, Maia Estianty, mengenai dugaan perselingkuhan dengan seorang pemilik TV swasta. Postingan yang sempat meraih 20 juta tayangan tersebut diyakini Dhani telah membuat pihak tertentu merasa terancam. Saat ini, proses pemulihan akun sedang ditindaklanjuti melalui komunikasi langsung dengan pihak Instagram.