Jumlah WNI yang diduga diculik Israel bertambah, jadi 9 orang

  • Ipank Wima
  • May 20, 2026

Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) memberikan perkembangan terbaru terkait nasib sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza. Mereka diduga diculik oleh pihak Israel saat berada di perairan internasional, tepatnya di sebelah selatan Siprus.

Advertisements

Sebelumnya, dilaporkan terdapat tujuh orang WNI yang diduga ditahan. Namun, melalui keterangan terbaru, pihak GPCI mengonfirmasi adanya penambahan daftar nama dalam insiden tersebut.

Koordinator Media GPCI, Harfin Naqsyabandi, mengungkapkan bahwa dua nama tambahan, yakni Asad Aras Muhammad dan Hendro Prasetyo, terkonfirmasi sempat dicegat saat berada di kapal Kasri Sadabat. Informasi ini disampaikan langsung oleh pihak GPCI pada Selasa (19/5) malam.

Berikut adalah daftar lengkap WNI yang diduga ditahan oleh pihak Israel beserta kapal yang mereka tumpangi:

  • Thoudy Badai (Jurnalis Republika) – Kapal Ozgurluk
  • Rahendro Herubowo (Eks jurnalis iNews; telah mengundurkan diri sejak Agustus 2022) – Kapal Ozgurluk
  • Bambang Noroyono (Jurnalis Republika) – Kapal Boralize
  • Andre Prasetyo Nugroho (Jurnalis TV Tempo) – Kapal Ozgurluk
  • Andi Angga (Aktivis) – Kapal Josef
  • Herman Budiyanto Sudarsono (Aktivis) – Kapal Zafiro
  • Ronggo Wirasano (Aktivis) – Kapal Zafiro
  • Asad Aras Muhammad (GPCI) – Kapal Kasri Sadabat
  • Hendro Prasetyo (GPCI) – Kapal Kasri Sadabat

Pihak GPCI terus memantau situasi terkini dan berupaya memberikan informasi terbaru terkait kondisi seluruh WNI yang terlibat dalam misi pengiriman bantuan kemanusiaan tersebut.

Advertisements

Ringkasan

Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) melaporkan bahwa jumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang diduga diculik oleh pihak Israel saat menjalankan misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla bertambah menjadi sembilan orang. Penambahan ini terkonfirmasi setelah dua anggota GPCI, Asad Aras Muhammad dan Hendro Prasetyo, diketahui turut dicegat saat berada di kapal Kasri Sadabat di perairan internasional dekat Siprus.

Para WNI tersebut terdiri dari jurnalis dan aktivis kemanusiaan yang tersebar di beberapa kapal berbeda, yakni Ozgurluk, Boralize, Josef, Zafiro, dan Kasri Sadabat. Saat ini, pihak GPCI terus melakukan pemantauan intensif dan berupaya memberikan pembaruan mengenai kondisi serta perkembangan situasi para WNI yang tertahan tersebut.

Advertisements