
Balihow – Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, menepis anggapan bahwa pihaknya mengalami kesulitan dalam menyusun jadwal kompetisi musim depan. Ia menegaskan bahwa I.League justru tengah mematangkan rencana untuk menghidupkan kembali Piala Indonesia yang sudah absen selama tujuh tahun.
Piala Indonesia terakhir kali digelar pada musim 2018/2019, di mana PSM Makassar berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan Persija Jakarta dengan skor agregat 2-1 di babak final. Sejak saat itu, turnamen pendamping liga ini belum pernah bergulir kembali, padahal ajang tersebut dianggap krusial bagi ekosistem sepak bola nasional.
Persib Bandung Berpotensi Besar Rayakan Hattrick Juara di GBLA, Beckham Putra Kirim Pesan ke Bobotoh
Banyak pencinta sepak bola Tanah Air sempat berspekulasi bahwa kendala jadwal menjadi alasan utama vakumnya Piala Indonesia. Namun, Asep membantah narasi tersebut dengan tegas. Menurutnya, I.League tidak pernah menyatakan adanya kesulitan dalam menentukan slot waktu untuk turnamen tersebut.
Asep mengungkapkan bahwa Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, telah memberikan arahan khusus kepada I.League untuk mencari solusi demi menambah jam terbang para pemain melalui turnamen pendamping. “Justru kita sudah menyiapkan. Pak Ketua Umum meminta Liga memberikan solusi untuk menambah jumlah pertandingan,” ujar Asep kepada awak media, Selasa (19/5).
Arsenal Bertahan di Puncak usai Taklukkan Burnley, Selangkah Lagi Kunci Gelar Liga Inggris
Meskipun kerangka kalender sudah tersedia, Asep memilih untuk tidak terburu-buru mengumumkan detailnya ke publik. Ia menekankan bahwa pihaknya menginginkan perencanaan yang terukur dan matang. “Kalendernya sudah ada, planning pun sudah siap. Namun, karena kami membutuhkan sesuatu yang terukur, detailnya akan kami sampaikan pada waktunya nanti,” tambahnya.
Saat ini, fokus utama I.League adalah menyelaraskan jadwal Super League dan Championship musim depan agar tidak berbenturan dengan agenda internasional. Sinkronisasi ini mencakup partisipasi klub di AFC Champions League Two, AFC Challenge League, serta ASEAN Club Championship.
“Kami ingin memastikan sinkronisasi yang baik antara Super League, Championship, turnamen baru yang akan diluncurkan nanti, serta jadwal kompetisi AFC dan ASEAN,” jelas Asep.
Asep menutup penjelasannya dengan komitmen bahwa I.League akan segera memberikan kepastian terkait nasib Piala Indonesia. Ia menyarankan publik untuk terus memantau pembaruan jadwal melalui laman resmi I.League yang diperkirakan akan diperbarui dalam satu minggu ke depan.
Tiga Bulan Menepi, Mauro Zijlstra Ungkap Perasaannya Usai Comeback Bersama Persija Jakarta
Ringkasan
Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, memastikan rencana untuk menghidupkan kembali turnamen Piala Indonesia setelah vakum selama tujuh tahun sejak musim 2018/2019. Langkah ini merupakan arahan dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, guna menambah jam terbang para pemain melalui kompetisi pendamping. Pihak penyelenggara saat ini sedang mematangkan kerangka kalender pertandingan agar dapat berjalan secara optimal.
I.League tengah melakukan sinkronisasi jadwal agar kompetisi domestik tidak berbenturan dengan agenda internasional di tingkat AFC dan ASEAN. Fokus utama manajemen adalah memastikan perencanaan yang terukur dan matang sebelum detail kompetisi diumumkan secara resmi. Informasi lebih lanjut mengenai jadwal Piala Indonesia akan segera diperbarui melalui laman resmi I.League.