IHSG menguat 1,09 persen ke 6.195, rupiah tertahan Rp 17.839 per dolar AS

  • Ipank Wima
  • Jun 02, 2026

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa impresif dengan mempertahankan tren penguatan hingga akhir perdagangan sesi II pada Selasa (2/6). Berdasarkan data dari Stockbit, IHSG sukses menutup hari di zona hijau meskipun pergerakan bursa regional di kawasan Asia cenderung bergerak variatif.

Advertisements

Pada penutupan perdagangan, IHSG mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 68,05 poin atau menguat 1,096 persen menuju level 6.195,427. Performa positif ini juga diikuti oleh indeks saham unggulan LQ45 yang melesat 1,316 persen dan parkir di posisi 619,275.

Aktivitas perdagangan di lantai bursa hari ini tergolong sangat aktif dengan total nilai transaksi mencapai Rp 24,74 triliun. Volume saham yang diperdagangkan menyentuh angka 30,68 miliar lembar, sementara frekuensi transaksi tercatat sebanyak 2,56 juta kali.

Top Gainers

  • BEER (Jobubu Jarum Minahasa): melonjak 29 poin (34,94 persen) ke level 112
  • NZIA (Nusantara Almazia): naik 46 poin (34,85 persen) ke posisi 178
  • KUAS (Ace Oldfields): menguat 31 poin (34,07 persen) ke level 122
  • DSSA (Dian Swastatika Sentosa): naik 123 poin (25,00 persen) ke posisi 615
  • BREN (Barito Renewables Energy): melesat 820 poin (24,85 persen) ke level 4.120

Top Losers

Advertisements
  • TRUE (Triniti Dinamik): terkoreksi 15 poin (15,00 persen) ke posisi 85
  • ELPI (Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari): turun 260 poin (14,81 persen) ke level 1.495
  • APIC (Pacific Strategic Financial): melemah 145 poin (14,80 persen) ke posisi 835
  • KJEN (Krida Jaringan Nusantara): turun 31 poin (14,62 persen) ke level 181
  • EPAC (Megalestari Epack Sentosaraya): terkoreksi 9 poin (12,68 persen) ke posisi 62

Top Value

  • TPIA (Chandra Asri Pacific): nilai transaksi mencapai Rp 4,09 triliun
  • BBCA (Bank Central Asia): nilai transaksi mencapai Rp 2,00 triliun
  • BRPT (Barito Pacific): nilai transaksi mencapai Rp 1,98 triliun
  • AMMN (Amman Mineral Internasional): nilai transaksi mencapai Rp 1,62 triliun
  • BREN (Barito Renewables Energy): nilai transaksi mencapai Rp 1,20 triliun

Top Volume

  • BUMI (Bumi Resources): diperdagangkan sebanyak 26,62 juta lembar
  • TPIA (Chandra Asri Pacific): diperdagangkan sebanyak 21,39 juta lembar
  • ASPR (Asia Pramulia): diperdagangkan sebanyak 13,67 juta lembar
  • BNBR (Bakrie & Brothers): diperdagangkan sebanyak 11,93 juta lembar
  • BRPT (Barito Pacific): diperdagangkan sebanyak 9,84 juta lembar

Kurs Rupiah

Beralih ke pasar valuta asing, nilai tukar rupiah terpantau mengalami tekanan terhadap dolar AS. Berdasarkan data dari Bloomberg, mata uang Garuda ditutup melemah 34 poin atau 0,19 persen ke level Rp 17.839.

Bursa Asia

Kondisi pasar modal di kawasan Asia menunjukkan dinamika yang beragam. Data yang dihimpun melalui Stockbit dan Yahoo Finance menunjukkan hasil penutupan beberapa indeks utama sebagai berikut:

  • Indeks Nikkei 225 (Jepang): turun 0,30 persen ke level 66.734,24
  • Indeks Hang Seng (Hong Kong): menguat tajam 2,52 persen ke posisi 26.038,32
  • Indeks SSE Composite (China): naik 0,43 persen ke level 4.075,10
  • Indeks Straits Times (Singapura): menguat 1,06 persen ke posisi 5.091,27

Ringkasan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,09 persen ke level 6.195,427 pada perdagangan Selasa (2/6). Penguatan ini juga diikuti oleh indeks LQ45 yang naik sebesar 1,316 persen di tengah pergerakan bursa Asia yang bervariasi. Aktivitas perdagangan terpantau sangat aktif dengan total nilai transaksi harian mencapai Rp 24,74 triliun.

Berbeda dengan performa pasar saham, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tercatat melemah 0,19 persen ke level Rp 17.839. Di kawasan Asia, bursa saham menunjukkan dinamika beragam dengan penguatan tajam pada indeks Hang Seng dan Straits Times. Sementara itu, indeks Nikkei 225 Jepang justru ditutup terkoreksi sebesar 0,30 persen.

Advertisements

Related Post :