
Pebalap muda berbakat asal Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan performa luar biasa dalam seri balapan Moto3 Catalunya 2026. Beraksi di Circuit de Barcelona-Catalunya, Montmelo, pada Minggu (17/5), pebalap berusia 17 tahun tersebut berhasil mencuri perhatian dengan aksi comeback yang impresif hingga sukses mengamankan poin penting.
Memulai balapan dari posisi yang kurang menguntungkan di urutan ke-20, pebalap asal Gunungkidul ini membuktikan kualitasnya dengan terus merangsek naik. Meski sempat tercecer di barisan belakang pada awal lomba, Veda mampu bersaing ketat dan terus melesat mengejar ketertinggalan dari para rivalnya.
Perjuangan Veda sempat menemui tantangan saat ia mencapai urutan ke-11, di mana progresnya mulai melambat. Walaupun sempat berhasil menyalip hingga ke posisi ke-9, ia kembali terdorong ke urutan 11 akibat kendala yang tampak terjadi pada bannya. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangat juangnya. Menjelang putaran akhir, Veda kembali memacu motornya dengan maksimal dan berhasil finis di posisi ke-8, yang memberikannya tambahan 8 poin berharga.
Hasil ini menempatkan Veda tepat di belakang pebalap asal Malaysia, Hakim Danish. Danish, yang mengawali balapan dari posisi ke-6, sebenarnya sempat bersaing sengit dalam perebutan podium, namun akhirnya harus puas menyelesaikan balapan di posisi ke-7.
Adapun gelar juara pada Moto3 Catalunya kali ini berhasil diraih oleh Max Quiles yang finis di urutan pertama. Sementara itu, podium kedua ditempati oleh Alvaro Carpe, dan David Munoz menyusul di posisi ketiga untuk melengkapi daftar pemenang di sirkuit Catalunya.
Ringkasan
Pebalap Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan performa impresif pada balapan Moto3 Catalunya 2026 di Circuit de Barcelona-Catalunya. Meski memulai dari posisi ke-20, Veda berhasil melakukan aksi luar biasa dan finis di urutan kedelapan. Hasil ini memberinya tambahan delapan poin setelah sempat bersaing ketat dan menghadapi kendala teknis pada bannya.
Max Quiles berhasil meraih kemenangan pertama, diikuti oleh Alvaro Carpe dan David Munoz yang melengkapi posisi podium. Veda finis tepat di belakang pebalap Malaysia, Hakim Danish, yang mengamankan posisi ketujuh. Keberhasilan Veda mencapai sepuluh besar menjadi catatan positif bagi pebalap muda asal Gunungkidul tersebut.