Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas strategis di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (2/5). Pertemuan tersebut fokus membahas berbagai isu krusial nasional, mulai dari tindak lanjut aspirasi buruh hingga penguatan sektor pertahanan dan pendidikan. Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, mengonfirmasi bahwa salah satu poin utama dalam pembahasan adalah merespons masukan dari serikat pekerja di seluruh penjuru Tanah Air.
Pembahasan mengenai isu ketenagakerjaan ini merupakan kelanjutan dari komitmen yang disampaikan Presiden dalam pidato Hari Buruh pada Jumat (1/5). Beberapa langkah konkret yang tengah disiapkan pemerintah meliputi penerbitan Peraturan Presiden untuk memangkas potongan aplikator ojek online, penyelesaian Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan, hingga program kredit kepemilikan rumah (KPR) dengan tenor mencapai 40 tahun bagi para pekerja.
Selain kesejahteraan buruh, sektor pendidikan juga menjadi prioritas dalam rapat yang bertepatan dengan momentum Hari Pendidikan Nasional tersebut. Presiden menekankan pentingnya optimalisasi peran perguruan tinggi, khususnya fakultas teknik, untuk terjun langsung membangun potensi daerah masing-masing guna mendukung pemerataan pembangunan nasional.
Sektor ekonomi dan kedaulatan negara pun tidak luput dari pembahasan. Pemerintah berkomitmen memperkuat program hilirisasi yang berorientasi pada kepentingan masyarakat luas. Di saat yang sama, penguatan aspek pertahanan dan keamanan menjadi fokus utama demi menjaga stabilitas negara di tengah dinamika geopolitik global yang terus berkembang.
Rapat terbatas di Hambalang ini dihadiri oleh deretan menteri dan pejabat tinggi militer serta kepolisian. Tampak hadir Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Luar Negeri Sugiono, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo.
Turut mendampingi dalam pertemuan tersebut adalah jajaran kepala staf angkatan, yakni KSAD Jenderal (TNI) Maruli Simanjuntak, KSAU Marsekal (TNI) Tonny Harjono, dan KSAL Laksamana (TNI) Muhammad Ali. Selain itu, hadir pula Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Muhammad Herindra, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Ringkasan
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di Hambalang untuk membahas aspirasi buruh, penguatan pertahanan, serta sektor pendidikan nasional. Pemerintah tengah menyiapkan langkah konkret seperti penerbitan Peraturan Presiden terkait ojek online dan penyelesaian Rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Selain itu, program kredit kepemilikan rumah dengan tenor hingga 40 tahun menjadi fokus utama untuk meningkatkan kesejahteraan para pekerja.
Rapat ini juga menekankan pentingnya optimalisasi peran perguruan tinggi dalam pembangunan daerah serta penguatan hilirisasi ekonomi demi kepentingan masyarakat. Aspek pertahanan dan keamanan turut diperkuat guna menjaga stabilitas negara menghadapi dinamika geopolitik global. Agenda strategis ini dihadiri oleh jajaran menteri kabinet beserta pimpinan tertinggi TNI dan Polri.