Viral di Medsos, B

  • Ipank Wima
  • May 30, 2026

Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memberikan respons santai terhadap sebuah lagu yang tengah viral di media sosial berjudul ‘Kanda My Little Bolu Ketan’. Lagu tersebut menjadi sorotan publik karena liriknya yang menggelitik, terutama bagian “MBG, Mas Bahlil Ganteng”.

Advertisements

Alih-alih merasa risi, Bahlil justru mengaku penasaran dengan sosok kreatif di balik terciptanya lagu tersebut. Keinginannya untuk bertemu langsung dengan sang pencipta lagu ia sampaikan melalui unggahan video di akun Instagram milik Raffi Ahmad, yang kini menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni.

“Saya minta tolong untuk saya mengundang kalau yang bersangkutan berkenan. Saya akan mengundang untuk berbincang-bincang makan sekaligus karena penasaran juga saya,” ujar Bahlil dalam video yang diunggah pada Sabtu (30/5). Ia menilai bahwa karya tersebut tercipta secara sangat alami dan merupakan bentuk kreativitas anak muda yang patut dihargai.

Dalam perbincangan santai dengan Raffi Ahmad tersebut, Bahlil menekankan bahwa menerima kritik maupun masukan dalam berbagai format adalah risiko yang melekat pada jabatan publik. Meski mendukung kebebasan berekspresi di era demokrasi, ia tetap memberikan pesan edukatif bagi para pengguna media sosial agar tetap menjaga nilai-nilai persatuan.

“Hanya satu saran saya, di era demokrasi, medsos ini penting. Namun kalau boleh juga diperluas dengan terukur. Contoh jangan sampai masuk di SARA, karena akan memicu (perpecahan) soliditas sesama anak bangsa. Kreativitas itu harus dihargai selama dalam kerangka yang baik dan benar,” tegasnya.

Advertisements

Berdasarkan informasi yang dihimpun, lagu populer tersebut bersumber dari akun Instagram @VOKALIZ_NETIZEN. Uniknya, lirik lagu itu ternyata dirangkai dari kumpulan komentar lucu warganet yang sebelumnya telah viral di jagat maya. Beberapa frasa ikonik yang muncul antara lain singkatan “MBG” hingga pelesetan tebak-tebakan “buah apa yang paling manis? Buahlil“.

Lagu ini kini telah menjadi fenomena ‘earworm’ yang sulit dilupakan oleh banyak netizen, bahkan sering digunakan sebagai musik latar untuk berbagai konten kreatif. Fenomena ini pun memancing reaksi kocak dari kreator konten Sania Leonardo melalui akun pribadinya @sanialeonardo. “Jangan hafal, jangan hafal, jangan hafal jangan hafal,” kelakarnya, merujuk pada betapa melekatnya melodi dan lirik lagu tersebut di ingatan para pendengar.

Ringkasan

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberikan respons santai terhadap lagu viral berjudul ‘Kanda My Little Bolu Ketan’ yang menyebut namanya secara jenaka. Bahlil mengaku penasaran dan berkeinginan untuk bertemu langsung dengan pencipta lagu tersebut guna berbincang serta memberikan apresiasi. Ia menganggap karya tersebut sebagai bentuk kreativitas alami anak muda yang merupakan bagian dari risiko jabatan publik di era demokrasi.

Lagu yang dibuat oleh akun @VOKALIZ_NETIZEN ini merangkai berbagai komentar unik warganet menjadi lirik musik yang kini populer di media sosial. Meski mendukung kebebasan berekspresi, Bahlil mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga nilai persatuan dan menghindari konten bermuatan SARA. Saat ini, lagu tersebut menjadi fenomena kreatif yang banyak digunakan sebagai latar musik oleh para pengguna internet dan kreator konten.

Advertisements