Hari ini Presiden Prabowo bakal resmikan Museum Marsinah di Nganjuk Jawa Timur

  • Ipank Wima
  • May 16, 2026

Balihow – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melakukan kunjungan kerja penting ke Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, hari ini (16/5). Agenda utama dalam kunjungan tersebut adalah meresmikan Museum Marsinah, sebuah monumen sejarah yang didedikasikan untuk mengenang perjuangan sang pahlawan buruh nasional.

Advertisements

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir, mengonfirmasi bahwa kehadiran Presiden merupakan bentuk penghormatan tinggi negara kepada sosok Marsinah. “Bapak Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan Museum Ibu Marsinah di Kabupaten Nganjuk sebagai bentuk penghormatan kepada pahlawan buruh Indonesia,” ungkapnya dalam keterangan resmi.

Marsinah sendiri resmi menyandang gelar pahlawan nasional pada 10 November tahun lalu. Penetapan ini bermula dari usulan kuat yang disampaikan oleh elemen buruh pada peringatan May Day, yang kemudian langsung disetujui dan ditetapkan oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk pengakuan atas jasa-jasanya.

Museum yang berlokasi di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro ini tidak hanya berdiri sendiri. Di kompleks yang sama, telah dibangun pula Rumah Singgah Marsinah. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, memastikan bahwa seluruh persiapan telah matang dan Presiden dipastikan hadir secara langsung. “Sudah, sudah confirm Presiden Prabowo hadir meresmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah,” tegas Andi Gani.

Berdasarkan jadwal yang telah disusun, Presiden Prabowo beserta rombongan diperkirakan tiba di lokasi sekitar pukul 08.45 WIB. Prosesi peresmian akan dimulai pada pukul 09.00 WIB, di mana Presiden dijadwalkan menekan tombol simbolis sebagai tanda dibukanya Museum dan Rumah Singgah Marsinah secara resmi.

Advertisements

“Setelah tekan tombol, saya akan ajak beliau langsung meninjau museum,” tambah Andi Gani. Museum ini dibangun dengan tujuan mendokumentasikan perjalanan hidup serta dedikasi Marsinah bagi pergerakan buruh di tanah air, mencakup lini masa sejak masa kecil hingga akhir hayatnya yang penuh perjuangan.

Selain sebagai sarana edukasi sejarah, pengelola juga memperhatikan kenyamanan para pengunjung. Di area belakang museum, tersedia rumah singgah bagi para peziarah yang datang dari luar daerah. Fasilitas ini disediakan secara cuma-cuma bagi mereka yang kesulitan mendapatkan tempat menginap. “Ada rumah singgah di belakang yang kami siapkan untuk para peziarah yang tidak mendapat penginapan dan itu gratis,” tuturnya.

Dari Ziarah Makam ke Museum Marsinah, Kapolri Tegaskan Warisan Perjuangan Buruh

Setelah diresmikan oleh Presiden, museum ini baru akan dibuka untuk masyarakat umum tujuh hari kemudian. Jam operasional museum ditetapkan mulai pukul 10.00 WIB hingga 17.00 WIB setiap harinya.

Kehadiran museum ini menjadi simbol penting bagi sejarah ketenagakerjaan di Indonesia. “Tentu kami harus bersyukur, simbol sejarah perjuangan buruh, Ibu Marsinah, mendapatkan gelar terhormat pahlawan nasional,” pungkas Andi Gani, menutup penjelasannya mengenai pentingnya warisan sejarah ini bagi generasi mendatang.

Ringkasan

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan Museum Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Nganjuk, hari ini sebagai bentuk penghormatan negara terhadap pahlawan buruh nasional tersebut. Selain museum, Presiden juga akan meresmikan Rumah Singgah Marsinah yang disediakan bagi para peziarah dari luar daerah. Pembangunan ini bertujuan untuk mendokumentasikan jejak perjuangan Marsinah agar dapat menjadi sarana edukasi sejarah bagi generasi mendatang.

Prosesi peresmian akan diawali dengan penekanan tombol simbolis oleh Presiden pada pukul 09.00 WIB, diikuti dengan peninjauan lokasi museum. Setelah peresmian, museum ini akan dibuka untuk umum mulai tujuh hari ke depan dengan jam operasional pukul 10.00 hingga 17.00 WIB setiap harinya. Fasilitas rumah singgah di area tersebut dipastikan tersedia secara cuma-cuma bagi masyarakat yang membutuhkannya.

Advertisements