Sahroni dorong Polri usut insiden blackout Sumatera yang rugikan masyarakat

  • Ipank Wima
  • May 25, 2026

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, secara tegas menyatakan dukungannya terhadap langkah Polri dalam mengusut tuntas insiden blackout yang memicu pemadaman listrik massal di wilayah Sumatra. Sahroni menekankan bahwa investigasi menyeluruh wajib dilakukan mengingat dampak besar yang dirasakan langsung oleh masyarakat luas.

Advertisements

Sebagaimana diketahui, Bareskrim Polri telah diterjunkan langsung ke Jambi untuk menyelidiki penyebab utama gangguan kelistrikan tersebut. Proses investigasi dimulai dari SUTET 275kV jalur Muara Bungo-Sungai Rumbai hingga menyisir lokasi Tower 175 dan 176 di Desa Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, pada Minggu (24/5). Berdasarkan temuan awal, faktor cuaca buruk ditengarai menjadi penyebab sistem transmisi keluar dari interkoneksi kelistrikan Sumatra.

“Saya mendorong Polri, PLN, bersama pihak terkait untuk segera menginvestigasi total akar masalah dari pemadaman di Sumatra ini,” ujar Sahroni dalam keterangannya kepada wartawan pada Senin (25/5). Politisi NasDem ini menilai insiden blackout yang berlangsung selama dua hari tersebut telah melumpuhkan berbagai sendi kehidupan masyarakat.

Lebih lanjut, Sahroni mendesak kepolisian untuk memastikan apakah terdapat unsur pidana di balik kegagalan sistem tersebut. Menurutnya, transparansi sangat dibutuhkan karena kerugian yang dialami masyarakat tidaklah sedikit, baik dari sisi aktivitas harian maupun sektor ekonomi yang terhambat.

“Berikan penjelasan yang jelas dan transparan karena kejadian ini merugikan jutaan orang. Banyak pekerjaan dan bisnis yang terhenti, bahkan potensi kerugiannya bisa mencapai miliaran rupiah. Usut juga jika ada indikasi unsur pidana, karena ini kejadian fatal dan harus ada pihak yang bertanggung jawab,” tambah Sahroni.

Advertisements

Sahroni juga menyoroti pentingnya penjelasan yang tegas untuk meredam berbagai spekulasi dan isu liar yang beredar di media sosial. Ia berharap temuan fakta di lapangan dapat meluruskan persepsi masyarakat agar tidak terjadi kegaduhan yang tidak perlu.

Dugaan Akibat Cuaca Buruk

Pihak Bareskrim Polri sendiri telah memfokuskan penyelidikan pada titik gangguan Sambungan Udara Tegangan Tinggi (SUTET) 175-176 di Desa Tempino. Wakabareskrim Polri, Irjen Pol. Nunung Syaifuddin, mengungkapkan bahwa tim penyidik menemukan adanya kabel transmisi yang putus di lokasi tersebut.

Nunung menjelaskan bahwa kondisi cuaca buruk memicu ketidakstabilan frekuensi tegangan listrik, yang pada akhirnya menyebabkan trip atau pemutusan pembangkit secara berantai di sistem kelistrikan Sumatra.

“Gangguan tersebut mengakibatkan ketidakstabilan frekuensi dan tegangan listrik yang memicu trip pembangkit secara beruntun. Dampaknya terjadi blackout massal di berbagai wilayah meliputi Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Jambi, hingga sebagian Sumatra Selatan,” jelas Nunung dalam konferensi pers, Senin (25/5).

Saat ini, tim gabungan Bareskrim Polri masih terus mendalami temuan kabel transmisi yang putus di sekitar tower transmisi Desa Tempino tersebut untuk memastikan penyebab teknis secara mendalam guna mencegah kejadian serupa terulang kembali di masa depan.


Ringkasan

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, mendorong Polri dan PLN untuk melakukan investigasi menyeluruh terhadap insiden pemadaman listrik massal di Sumatra. Ia menekankan perlunya transparansi dan pengusutan unsur pidana karena pemadaman selama dua hari tersebut telah melumpuhkan aktivitas ekonomi serta merugikan masyarakat luas.

Bareskrim Polri saat ini tengah mendalami gangguan transmisi SUTET 275kV di Muaro Jambi yang diduga disebabkan oleh cuaca buruk. Penyelidikan difokuskan pada temuan kabel putus di Tower 175 dan 176 yang memicu ketidakstabilan frekuensi serta pemutusan pembangkit secara berantai di sistem kelistrikan Sumatra.

Advertisements