
PSS Sleman resmi memastikan diri kembali ke kasta tertinggi Liga 1 setelah hanya satu musim berkompetisi di Liga 2. Kepastian ini diraih usai Laskar Sembada memetik kemenangan meyakinkan 3-0 atas PSIS Semarang dalam laga pekan ke-27 Grup B di Stadion Maguwoharjo, Minggu (3/5).
Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal, namun kepercayaan diri tuan rumah mulai meningkat setelah Gustav Tocatins memecah kebuntuan pada menit ke-37. Keunggulan satu gol tersebut berhasil dipertahankan PSS Sleman hingga turun minum, memberikan modal berharga bagi tim asuhan Ansyari Lubis untuk mengarungi babak kedua.
Memasuki babak kedua, dominasi PSS Sleman semakin nyata. Pemain pengganti Junior Haqi sukses memperlebar jarak melalui golnya pada menit ke-58. Tak berhenti di situ, pesta kemenangan tuan rumah akhirnya disempurnakan oleh eksekusi tendangan bebas akurat dari Ferrel Arda pada menit ke-85. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-0 untuk keunggulan PSS Sleman tetap bertahan.
Hasil positif ini membuat PSS Sleman kini mengoleksi total 56 poin dari 27 pertandingan di Grup B. Meskipun memiliki perolehan poin yang setara dengan Persipura Jayapura, PSS Sleman berhak menempati posisi puncak klasemen berkat keunggulan jumlah gol serta catatan head-to-head. Kemenangan krusial ini pun secara resmi memastikan tiket promosi langsung bagi tim kebanggaan warga Sleman tersebut untuk kembali berlaga di Liga 1 musim depan.
Ringkasan
PSS Sleman resmi kembali ke kompetisi Liga 1 setelah meraih kemenangan telak 3-0 atas PSIS Semarang di Stadion Maguwoharjo. Kemenangan tersebut dicetak melalui gol Gustav Tocatins, Junior Haqi, dan eksekusi tendangan bebas Ferrel Arda. Hasil ini memastikan posisi puncak klasemen Grup B bagi Laskar Sembada dengan koleksi 56 poin.
Kemenangan ini membawa PSS Sleman unggul atas Persipura Jayapura berkat keunggulan selisih gol dan catatan head-to-head. Capaian ini secara resmi mengunci tiket promosi bagi tim asuhan Ansyari Lubis untuk berlaga di kasta tertinggi musim depan. Keberhasilan ini mengakhiri masa satu musim perjuangan mereka di kompetisi Liga 2.