Restitusi Pajak Janggal, Purbaya Siap Copot Dua Pejabat Kemenkeu

  • Ipank Wima
  • May 05, 2026

Balihow – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengambil tindakan tegas dengan mencopot dua pejabat tinggi di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Keputusan ini diambil menyusul temuan adanya lonjakan restitusi pajak yang dinilai tidak terkendali, sehingga memicu evaluasi mendalam terhadap kinerja jajaran internal.

Advertisements

Purbaya menjelaskan bahwa langkah disipliner ini merupakan hasil dari investigasi yang dilakukannya terhadap sejumlah pejabat tinggi yang memiliki wewenang dalam penerbitan restitusi pajak. Setelah melalui proses penelusuran, dua pejabat dipastikan akan segera diberhentikan dari jabatannya.

“Saya telah menginvestigasi lima pejabat tertinggi yang berwenang mengeluarkan restitusi. Hari ini, dua di antaranya akan saya copot,” tegas Purbaya dalam acara Media Briefing di Jakarta, Senin (4/5).

Andritany Tegaskan Target Menang, Persija Siap Redam Perlawanan Persijap di Jepara

Lebih lanjut, Purbaya mengungkapkan bahwa keputusan ini menjadi peringatan keras bagi seluruh staf Kemenkeu untuk menjalankan instruksi secara disiplin. Ia menekankan bahwa pemberian restitusi pajak tidak boleh dilakukan secara sembarangan dan menuntut adanya kehati-hatian dalam setiap implementasi kebijakan.

Advertisements

“Pesan saya jelas, ketika ada instruksi, jalankan dengan baik dan jangan jor-joran. Saya tidak main-main dengan kebijakan ini,” ujarnya dengan tegas.

Selain persoalan kedisiplinan, Purbaya menyoroti lemahnya sistem pelaporan internal sebagai akar masalah utama. Ia mengaku sempat keliru dalam mengestimasi besaran restitusi yang akan keluar karena data yang disajikan oleh staf tidak sesuai dengan realitas di lapangan.

“Tahun lalu, saya salah memprediksi total restitusi yang keluar. Padahal dalam rapat, saya sudah menanyakan potensinya dan staf mengatakan jumlahnya sedikit. Namun, di akhir tahun, saya baru mengetahui bahwa realisasinya berkali-kali lipat dari apa yang dilaporkan,” ungkap Purbaya.

Menko Zulhas Ungkap Nasib Status Manajer Koperasi Merah Putih Usai 2 Tahun Jadi Pegawai BUMN

Kejadian tersebut menjadi catatan penting bagi kementerian untuk melakukan perbaikan sistem pengawasan dan meningkatkan akurasi data. Purbaya menegaskan komitmennya untuk memastikan tidak ada lagi misinformasi yang berpotensi menghambat pengambilan kebijakan yang tepat di masa depan.

“Inilah yang akan kami perbaiki ke depannya. Jangan sampai ada salah informasi lagi yang merugikan akurasi data kami,” pungkasnya.

Ringkasan

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memutuskan untuk mencopot dua pejabat tinggi kementerian menyusul temuan lonjakan restitusi pajak yang tidak terkendali. Tindakan tegas ini diambil setelah investigasi internal mengungkap adanya ketidaksesuaian data yang dilaporkan staf dengan realitas di lapangan, yang menyebabkan kesalahan estimasi besaran restitusi pada tahun lalu.

Keputusan tersebut menjadi peringatan keras bagi seluruh staf agar lebih disiplin dan berhati-hati dalam menjalankan instruksi kebijakan. Ke depannya, Kementerian Keuangan berkomitmen untuk melakukan perbaikan sistem pengawasan dan meningkatkan akurasi pelaporan data guna mencegah misinformasi yang dapat merugikan pengambilan kebijakan.

Advertisements