
Balihow – Insiden kebakaran hebat melanda Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soetomo, Surabaya, pada Jumat pagi (15/5). Peristiwa mencekam ini mengakibatkan puluhan pasien harus segera dievakuasi demi keselamatan nyawa mereka.
Kepala Bidang Darurat dan Logistik (Darlog) BPBD Kota Surabaya, Linda Novanti, mengungkapkan bahwa pihaknya melalui Command Center 112 menerima laporan kebakaran sekitar pukul 06.33 WIB. Merespons laporan tersebut, tim petugas langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian di Jalan Prof. Dr. Moestopo, Surabaya, dan tiba di gedung PPJT sekitar pukul 06.40 WIB.
Berdasarkan keterangan Linda, titik api diketahui berasal dari Ruang Farmasi yang berlokasi di lantai 5 Gedung PPJT. Kepulan asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari jendela gedung tersebut, memicu kepanikan di area rumah sakit. Beruntung, gerak cepat petugas berhasil melokalisir api sehingga tidak merambat ke gedung-gedung lain di sekitarnya.
Penyebab Kebakaran dan Upaya Pemadaman
Hingga saat ini, penyebab pasti munculnya api masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut, meski dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik. Gedung yang terdampak memiliki luas bangunan sekitar 10×25 meter kubik, sementara area yang terbakar secara spesifik mencakup ruang seluas kurang lebih 4×3 meter kubik di lantai 5 tersebut.
Setelah melakukan upaya pemadaman intensif selama sekitar satu jam, tim pemadam kebakaran berhasil menguasai api pokok pada pukul 07.35 WIB. Proses evakuasi kemudian dilanjutkan dengan tahap pembasahan untuk memastikan tidak ada titik api tersembunyi yang berisiko kembali menyulut kebakaran.
Dampak Insiden dan Data Pasien yang Dievakuasi
Kebakaran ini berdampak signifikan terhadap operasional rumah sakit. Sebanyak 37 pasien yang berada di area Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan lantai lainnya harus segera dievakuasi. Sayangnya, satu pasien yang sedang menjalani perawatan di ruang ICU lantai 6 dinyatakan meninggal dunia. Selain itu, tiga orang petugas keamanan RSUD kini tengah mendapatkan penanganan medis intensif akibat dampak kebakaran tersebut.
Berikut adalah rincian data pasien RSUD Dr. Soetomo yang dievakuasi selama insiden kebakaran pada Jumat (15/5):
Lantai 1 (2 Pasien)
1. Aji Wicaksono
2. Jumani (65 Tahun)
Lantai 2 (5 Pasien)
1. Gunawan Sapto (66 Tahun)
2. Khalila (7 Bulan)
3. Nono Budiarto (56 Tahun)
4. Widianti (57 Tahun)
5. Almas Abd. Rohman (40 Tahun)
Lantai 3 (20 Pasien)
1. Setia Budi (60 Tahun)
2. Rohadi (63 Tahun)
3. M Toha (52 Tahun)
4. Syamsyudin yaqob (65 Tahun)
5. Marsinah (59 Tahun)
6. Totok Sugeng (62 Tahun)
7. Siti masyaroh (48 Tahun)
8. Dwi Nur Rahma (55 Tahun)
9. Asiyah (62 Tahun)
10. Darma Yudha (30 Tahun)
11. Sutria (76 Tahun)
12. M. Ghozali (69 Tahun)
13. Salis Hamida (52 Tahun)
14. M Ibrahim (74 Tahun)
15. Nabat Ramsyah (73 Tahun)
16. Anni Musriani (70 Tahun)
17. Sutriadi
18. Badri
19. Ninik Sri Ekowati
20. Edy Lasmono
Lantai 4 (2 Pasien)
1. Mafizah (12 Tahun)
2. Choiriyah
Lantai 5 (1 Pasien)
1. Muh. Safik
Lantai 6 (9 Pasien)
1. Setiawati (52 Tahun)
2. Sunawati (37 Tahun)
3. Achmad Subaidi (46 Tahun)
4. Kholili (49 Tahun)
5. Hilda (17 Tahun)
6. Suwanto (68 Tahun)
7. Siti Fatimah (5 Tahun)
8. Riski Sardi (32 Tahun)
9. Sutaji (46 Tahun), meninggal dunia
Petugas Keamanan RSUD Dr. Soetomo dalam Perawatan:
1. Pilar Marga (27 Tahun)
2. Zulfi Sandi (29 Tahun)
3. Rian Rizki (26 Tahun)
Linda Novanti memastikan bahwa proses evakuasi telah berjalan sesuai prosedur keselamatan. Seluruh pasien yang berhasil diselamatkan saat ini telah dipindahkan ke ruang ROI 2 di lantai 3, serta sebagian lainnya ditempatkan di ruang IGD dan Ruang Resusitasi guna mendapatkan perawatan lanjutan yang stabil.
Ringkasan
Kebakaran melanda Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) RSUD Dr. Soetomo, Surabaya, pada Jumat pagi (15/5), yang diduga bersumber dari korsleting listrik di Ruang Farmasi lantai 5. Tim pemadam kebakaran berhasil mengendalikan api dalam waktu sekitar satu jam setelah menerima laporan pada pukul 06.33 WIB. Meski api tidak merambat ke gedung lain, insiden ini mengakibatkan evakuasi darurat terhadap 37 pasien demi menjaga keselamatan mereka.
Dalam musibah tersebut, satu orang pasien di ruang ICU dinyatakan meninggal dunia, sementara tiga petugas keamanan rumah sakit harus menjalani perawatan intensif akibat terpapar dampak kebakaran. Seluruh pasien yang selamat kini telah dipindahkan ke ruang perawatan lain di rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan yang stabil. Pihak berwenang saat ini masih terus melakukan penyelidikan lebih mendalam terkait penyebab pasti peristiwa tersebut.