IHSG Anjlok 6 Hari Beruntun, Cermati Saham dengan Net Sell Asing

  • Ipank Wima
  • May 20, 2026

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terperosok ke zona merah. Pelemahan ini menandai tren negatif yang berlangsung selama enam hari perdagangan berturut-turut. Pada perdagangan Selasa (19/5/2026), tekanan jual di pasar modal domestik terasa jauh lebih intens dibandingkan sesi-sesi sebelumnya.

Advertisements

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dihimpun melalui RTI, IHSG ditutup melemah signifikan sebesar 3,46% atau terkoreksi 228,56 poin ke level 6.370,67. Penurunan tajam ini dipicu oleh dominasi aksi jual pada mayoritas sektor saham.

IHSG Ambruk ke 6.599, Cek Saham Net Sell Terbesar Asing di Awal Pekan Ini

Sektor barang baku dan energi menjadi pemberat utama bagi laju indeks. Selain itu, sentimen negatif juga menular ke sektor lainnya, seperti sektor transportasi, perindustrian, infrastruktur, barang konsumer non-primer, barang konsumer primer, hingga sektor keuangan yang ikut terkoreksi.

Meskipun pasar sedang dalam tekanan, aktivitas perdagangan terpantau cukup aktif. Total volume saham yang diperdagangkan mencapai 46 miliar lembar dengan nilai transaksi keseluruhan menyentuh Rp25,8 triliun. Secara keseluruhan, sentimen pasar cenderung negatif, di mana 612 saham melemah, sementara hanya 112 saham yang mampu menguat dan 94 saham lainnya stagnan.

Advertisements

Di balik koreksi dalam yang dialami IHSG, investor asing justru tercatat masih melakukan aksi beli bersih (net buy) sebesar Rp260,12 miliar di seluruh pasar.

Asing Net Sell Rp 931 Miliar, Saham ANTM, BMRI & CUAN Banyak Dilepas, Selasa (12/5)

Kendati mencatatkan net buy secara akumulatif, terdapat sejumlah saham berkapitalisasi besar yang justru banyak dilepas oleh investor asing. Berikut adalah 10 saham dengan nilai net sell terbesar oleh asing pada perdagangan Selasa (19/5/2026):

1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) – Rp306,16 miliar
2. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) – Rp115,04 miliar
3. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) – Rp99,53 miliar
4. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) – Rp90,94 miliar
5. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) – Rp84,13 miliar
6. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) – Rp83,06 miliar
7. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) – Rp66,83 miliar
8. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) – Rp58,23 miliar
9. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) – Rp54,12 miliar
10. PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) – Rp10,0 miliar

BBCA Chart by TradingView

Ringkasan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan signifikan sebesar 3,46 persen ke level 6.370,67 pada perdagangan Selasa (19/5/2026). Penurunan ini menandai tren negatif selama enam hari berturut-turut yang dipicu oleh dominasi aksi jual di mayoritas sektor saham. Sektor barang baku dan energi menjadi pemberat utama di tengah pelemahan 612 saham dalam aktivitas perdagangan yang cukup aktif.

Meskipun investor asing mencatatkan beli bersih secara akumulatif, terdapat sejumlah saham berkapitalisasi besar yang justru banyak dilepas. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatat nilai jual bersih terbesar oleh asing mencapai Rp306,16 miliar. Saham lain yang juga masuk daftar penjualan terbesar meliputi BREN, BBRI, dan AMMN di tengah tekanan pasar modal domestik.

Advertisements

Related Post :