Finance
Rupiah berpotensi menuju Rp 18.000 per dolar AS dalam jangka pendek, ini sentimennya
Balihow - JAKARTA. Tekanan terhadap nilai tukar rupiah diperkirakan masih berlanjut dalam beberapa waktu ke depan. Penguatan indeks dolar Amerika Serikat (AS), kenaikan harga minyak mentah dunia, hingga tensi geopolitik global menjadi faktor utama yang membayangi pergerakan rupiah. Berdasarkan data Bloomberg, indeks dolar AS (DXY) berada di level 99,23 pada Jumat (22/5/2026). Di saat yang sama, rupiah di pasar spot melemah ke posisi Rp...